Sedikit Cerita tentang Bhakti Luhur Nanga Pinoh

Karya sosial pewartaan orang sakit sudah dimulai di Nanga Pinoh sejak tahun 1985 oleh Pastor J Gross,CM. Hasil dari tugas Pastoralnya di setiap Paroki ditemukan banyak orang sakit, seperti kurang gizi, TBC, Kusta, Malaria dsbnya. Orang-orang sakit yang ditemukan itu ditampung di Dharma Husada baik untuk laki-laki maupun perempuan, untuk mendapat pelayanan kesehatan yang agak layak. Pada saat itu wilayah Keusukupan Sintang Regio Melawi terdiri dari 3 paroki. Pastor J Gross menangani 2 Paroki : Paroki Kota Baru dan Belimbing sedangkan Pastor Sudaryanto,CM menangani Paroki Santa Perawan Maria diangkat kesurga.
Awal tahun 1989 Pastor J Gross,CM dan Pastor Agus Sudaryanto,CM, bertemu dengan Pastor Paul Yasen,CM sebagai pendiri dan pembimbing Rohani ALMA Putri,serta ibu Ignajiah Mujiyah sebagai pimpinan ALMA membicarakan tentang rencana memperluas wilayah ALMA berkarya, tepatnya di Paroki Santa Perawan Maria diangkat kesurga dan sekitarnya, di Keuskupan Sintang.
Pada Januari 1989, Pimpinan ALMA dan Dewan mengutus 3 anggota ALMA.
1. Maria Imakulata Sumaryanti ( Ibu Pelayan )
2. Theresia Nurhaida Sihotang
3. Federika Tutik
Tepat tanggal 15 Juni ketiga utusan tersebut menginjak tanah Borneo di Pontianak- Kalimantan Barat, lalu masuk ke pedalaman melewati 2 keuskupan, 3 kabupaten, tepat di kota Nanga Pinoh. Saat itu Nanga Pinoh masih kecamatan kecil dan sekarang sudah dimekarkan menjadi kabupaten Melawi. Ketiga Utusan tersebut hidup bersama dalam satu rumah kontrakan di beli Pastor J Gross,CM di kompleks Dharma Husada dan kegiatannya membantu pastoral dan karya sosial pelayanan orang sakit di Wisma Dharma Husada Nanga Pinoh bekerjasama dengan Konggregasi Misi Para Romo CM di Nanga Pinoh yakni Pastor J. Gross,CM dan Pastor Agus Sudariyanto,CM.
Setiap tahun berkarya jumlah anggota ALMA di utus.
 Tahun 1990 mulai menampung beberapa anak cacat, selain itu ada juga yang dikirim ke Malang seperti Ester, Rentina, dll.
 Mulai menyewa rumah
 Tahun 1992 Ibu Kristina Gina ( Ibu Pelayan )
 Tahun 1993 Ibu Sisilia Kartyem ( Ibu Pelayan ) serta temannya yang masih ada masih bertugas sampai sekarang yakni Ibu Sisilia Murwati.
 Tahun 1993 sesudah gempa di Flores, Roma Paul Yassen,CM mengunjungi ALMA Nanga Pinoh.
 Tahun 1994 Ibu Laurentia Lering menjadi Ibu Pelayan sampai sekarang (2011).
 Tahun 1995 rumah kontrakan di hentikan dan mulai membangun Wisma Rubein, mulai menampung anak-anak cacat, terlantar dan mulai terdaftar di Dinas Sosial.
 Tahun 1996 Wisma Orang Sakit Dharma Husada di perluas di beri nama Wisma Paul
 Tahun 2005 Pembangunan gedung SLB dimulai, dan diresmikan tahun 2007. SLB Nanga Pinoh sudah dimulai sejak tahun 2004 serta terdaftar di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang tahun 2004.
 Tahun 2009 Pembangunan Wisma Maria untuk anak-anak Bisu Tuli dan cacat lainnya.
 Tahun 2009 Pembangunan Workshop dimulai dan resmi dipakai tahun 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s